Home > Uncategorized > Cara Membuat Surat Perjanjian

Cara Membuat Surat Perjanjian

Dalam menjalankan sebuah bisnis, pastinya kita sering kali membuat surat perjanjian. Surat perjanjian adalah surat khusus yang berisi tentang kesepakatan yang telah dibuat oleh beberapa pihak. Surat ini sangat penting karena berfungsi sebagai jaminan bahwa kerjasama yang dilakukan salinng menguntungkan dan tidak ada pihak yang dirugikan. Tanpa adanya surat tersebut, dikhawatirkan kerjasama tidak berjalan dengan lancar. Dalam kehidupan sehari-hari, sering kita lihat ada banyak perjanjian yang dilakukan. Perjanjian ini bisa saja hanya berupa perjanjian lisan. Kelemahan dari perjanjian lisan adalah kekuatan hukumnya sangat lemah karena sulit dibuktikan keberadaannya di depan hukum. Saat ini membuat surat perjanjian bukanlah hal yang sulit karena sudah banyak contoh surat perjanjian yang bisa kita temukan dengan mudah.

Pentingnya Surat Perjanjian
Bagi para pebisnis, membuat surat perjanjian sebelum melakukan kerjasama merupakan sebuah keharusan. Hal ini penting agar keamanan bisnisnya dan partnernya terjaga dan terlindung oleh hukum. Berdasarkan contoh surat perjanjian yang sudah ada, biasanya disusun oleh kedua belah pihak secara bersama-sama. Masing-masing pihak harus saling mengetahui isi dari perjanjian tersebut. Saat ini, ada dua macam surat perjanjian yang ada. Yang pertama adalah surat perjanjian autentik. Surat ini memiliki kekuatan hukum yang besar karena terdapat pejabat pemerintah sebagai saksi. Selanjutnya adalah surat perjanjian di bawah tangan. Pada surat ini, tidak ada pihak pejabat pemerintah yang dilibatkan sebagai saksi.

Meskipun kedua contoh surat perjanjian di atas berbeda, namun sama-sama memiliki kekuatan hukum. Tidak adanya pihak pejabat sebagai saksi tetap bisa memberikan kekuatan hukum asalkan surat perjanjian tersebut dibuat dengan menerapkan peraturan pembuatan surat yang benar. Peraturannya adalah adanya batasan hak dan kewajiban masing-masing pihak. Selain itu, ada juga jalan keluar apabila ada salah satu pihak yang melanggar ketentuan yang sudah tertera pada surat. Bentuk jalan keluar bisa berupa ganti rugi, pengadilan maupun sanksi.

Syarat Sah Surat Perjanjian
Contoh surat perjanjian bisa dianggap sah sesuai hukum jika sudah memiliki syarat-sayarat tertentu. Yang pertama adalah surat perjanjian bisa ditulis di kertas biasa. Namun akan lebih baik apabila menggunakan kertas segel dan ditambah dengan materai. Surat perjanjian seharusnya dibuat tanpa adanya paksaan dan menggunakan kesadaran sepenuhnya. Masing-masing pihak harus menyetujui hasil yang sudah disepakati bersama pada surat perjanjian yang dibuat. Pihak pembuat surat perjanjian adalah orang dewasa yang sedang dalam keadaan sehat dan waras. Isi yang tertera pada surat perjanjian harus ditulis sebenar-benarnya tanpa menimbulkan penafsiran yang berbeda saat memahaminya. Yang paling penting adalah surat perjanjian tidak boleh melanggar norma dan peraturan yang berlaku. Berdasarkan penjelasan di atas, surat perjanjian merupakan salah satu surat yang sangat penting dalam bisnis. Oleh karena itu, Anda harus membuatnya dengan seksama.

Categories: Uncategorized Tags: